

Contoh Invoice Tagihan dan Cara Membuatnya dengan Mudah
By Tim Blog Amartha - 29 Aug 2025 - 3 min membaca
Contoh invoice tagihan bukan sekadar dokumen formal, tapi elemen penting dalam kelancaran operasional bisnis kamu. Baik kamu pelaku UMKM, agen, atau pemilik toko online, memahami cara membuat invoice yang benar akan membantu mengatur arus kas dan meningkatkan kepercayaan mitra kerja.
Tapi, apa sebenarnya bedanya dengan nota atau kwitansi? Dan seperti apa contoh invoice yang tepat untuk kebutuhan kamu? Yuk, pelajari semuanya di artikel ini mulai dari pengertian, format, hingga contoh invoice tagihan yang mudah kamu tiru!
Mengapa Invoice Tagihan Penting bagi Bisnis?
Saat menjalankan bisnis, baik secara offline maupun online, kamu tentu akan berurusan dengan berbagai bentuk dokumen keuangan. Salah satu dokumen yang paling penting dan sering digunakan adalah invoice tagihan.
Contoh invoice tagihan ini bukan hanya berfungsi sebagai alat penagihan, tapi juga menjadi bukti transaksi yang sah, yang bisa kamu gunakan untuk pencatatan keuangan maupun laporan pajak.
Namun sayangnya, masih banyak pelaku usaha yang belum memahami perbedaan antara invoice, nota, dan kwitansi. Padahal, masing-masing dokumen ini punya fungsi dan waktu penggunaan yang berbeda.
Perbedaan Invoice, Nota, dan Kwitansi
Sebelum kita masuk ke contoh invoice tagihan, penting untuk memahami perbedaan dasar antara tiga jenis dokumen berikut:
1. Invoice
Contoh invoice tagihan adalah dokumen penagihan yang dikirimkan oleh penjual kepada pembeli setelah terjadi transaksi. Dokumen ini mencantumkan rincian barang atau jasa, jumlah tagihan, serta informasi pembayaran. Invoice umumnya diberikan sebelum pembayaran dilakukan.
2. Nota
Nota digunakan sebagai bukti bahwa suatu barang atau jasa telah diterima dan biasanya menyertai transaksi yang langsung dibayar saat itu juga. Nota bisa bersifat internal (untuk pencatatan) maupun eksternal (diberikan ke pembeli).
3. Kwitansi
Kwitansi adalah bukti bahwa pembayaran sudah dilakukan. Biasanya kwitansi diberikan setelah pembeli melunasi tagihan dari invoice. Dokumen ini dilengkapi dengan tanda tangan penerima uang dan stempel perusahaan.
Kapan Harus Menggunakan Invoice Tagihan?
Invoice tagihan digunakan ketika kamu menjual produk atau jasa secara tidak langsung (misalnya pembelian via online, proyek, atau pengiriman dalam jumlah besar) dan pembayarannya dilakukan belakangan. Berikut contoh situasi yang membutuhkan contoh invoice tagihan:
1. Saat kamu mengirimkan barang ke toko langganan dan pembayarannya dilakukan 7-14 hari kemudian
2. Ketika kamu memberi layanan jasa seperti pembuatan website, desain, atau penulisan konten
3. Jika kamu adalah agen yang menjual produk dalam jumlah besar dan ingin mencatat tagihan secara rapi
Dengan contoh invoice tagihan, kamu bisa mengatur arus kas bisnis secara lebih tertib dan profesional. Selain itu, pelanggan juga merasa lebih nyaman karena semua informasi pembayaran disampaikan secara tertulis dan jelas.
Cara Membuat Invoice Tagihan yang Benar
Untuk membuat contoh invoice tagihan, kamu tidak perlu menggunakan software mahal. Asalkan kamu tahu komponen utamanya, kamu bisa membuatnya sendiri menggunakan Microsoft Word, Excel, atau Google Docs.
Berikut elemen yang wajib ada dalam contoh invoice tagihan:
1. Header dan Logo
Tampilkan nama bisnis, alamat, dan logo di bagian atas invoice agar terlihat profesional.
2. Nomor Invoice
Berikan nomor unik untuk setiap invoice agar mudah dilacak.
3. Tanggal Invoice & Jatuh Tempo
Cantumkan kapan invoice diterbitkan dan kapan pembayaran harus dilakukan.
4. Nama Penerima
Sertakan nama dan alamat pelanggan atau klien.
5. Deskripsi Barang/Jasa
Rincikan barang atau jasa yang ditagihkan, jumlah unit, harga satuan, dan subtotal.
6. Total Biaya
Hitung total yang harus dibayar, termasuk pajak atau potongan harga bila ada.
8. Metode Pembayaran
Informasikan rekening bank atau metode transfer yang digunakan.
9. Catatan Tambahan
Tambahkan catatan penting seperti “Mohon transfer sebelum tanggal jatuh tempo.”
Contoh Format Invoice Tagihan
Berikut ini contoh invoice tagihan sederhana dari format tagihan yang bisa kamu jadikan acuan:
Nama Usaha Kamu
Jl. Contoh No. 123, Jakarta
📞 0812-3456-7890 | ✉️ [email protected]
INVOICE TAGIHAN
Nomor: INV/007/07/2025
Tanggal: 31 Juli 2025
Jatuh Tempo: 7 Agustus 2025
Kepada:
Toko Sumber Jaya
Jl. Pasar Lama No. 10
Jakarta Selatan
No | Deskripsi Barang | Jumlah | Harga Satuan | Subtotal |
1 | Paket Produk Amartha | 10 pcs | Rp100.000 | Rp1.000.000 |
2 | Biaya Pengiriman | - | - | Rp50.000 |
Total | Rp1.050.000 |
Catatan:
Mohon melakukan pembayaran ke rekening BCA 123456789 a.n. PT. Usaha Makmur.
Pembayaran ditunggu hingga tanggal jatuh tempo. Terima kasih atas kerja samanya.
Pentingnya Invoice untuk Agen Bisnis
Jika kamu adalah agen dari suatu produk, invoice bisa menjadi alat utama untuk mencatat tagihan terhadap pelanggan yang membeli dalam jumlah besar atau secara kredit.
Selain sebagai catatan transaksi, invoice juga akan memudahkan kamu dalam melakukan penagihan serta monitoring pembayaran.
Hal ini berlaku juga untuk para agen AmarthaLink untuk memonitoring penjualan jasa produk digital yang ditawarkan. Terutama pembelian dengan nominal besar.
Dengan menggunakan contoh invoice tagihan, agen bisa mengatur transaksi secara tertib dan profesional, terutama saat pelanggan belum melakukan pembayaran penuh di awal.
Apa Itu AmarthaLink dan Keuntungannya bagi Agen?
AmarthaLink adalah keagenan dari Amartha yang memungkinkan kamu melalukan penjualan berbagai jasa produk digital seperti pulsa, tagihan listrik, PDAM, dan banyak lainnya. Program ini sangat cocok untuk kamu yang ingin memiliki penghasilan tambahan dari rumah tanpa modal besar.
Keuntungan jadi Agen AmarthaLink:
- Bisa jual produk dengan harga lebih murah
- Dapat komisi dari setiap transaksi
- Bisa kelola pelanggan dan transaksi dengan aplikasi
- Bonus menarik jika aktif dan performa tinggi
- Cocok untuk ibu rumah tangga, pelaku UMKM, dan pekerja lepas
AmarthaLink juga menyediakan fitur history atau riwayat transaksi serta fitur laporan keuangan secara digital, jadi kamu tak perlu repot menulis tagihan secara manual. Semua sudah tercatat dalam sistem, tinggal pantau lewat aplikasi AmarthaFin.
Cara Daftar Jadi Agen AmarthaLink
Tertarik menjadi agen AmarthaLink? Prosesnya sangat mudah. Kamu hanya perlu:
- Download aplikasi AmarthaFin melalui Google Play atau App Store.
- Buat akun dan isi data diri
Cukup pakai KTP dan nomor HP aktif untuk verifikasi.
- Aktifkan akun agen
Setelah verifikasi selesai, kamu bisa langsung mulai berjualan.
- Mulai transaksi dan dapatkan komisi
Semua transaksi tercatat rapi dan kamu bisa pantau perkembangan bisnismu secara real-time.
Contoh invoice tagihan bukan hanya milik perusahaan besar. Bagi kamu yang menjalankan usaha sendiri, jadi reseller, atau agen produk, memahami cara membuat invoice yang benar akan membantumu terlihat lebih profesional dan mengelola keuangan dengan lebih baik.
Dengan format dan contoh invoice tagihan yang tepat, kamu bisa mulai mencatat transaksi secara lebih rapi. Apalagi jika kamu adalah agen AmarthaLink, invoice digital bisa jadi senjata utama untuk menjaga kepercayaan pelanggan sekaligus mempercepat pembayaran.
Jangan biarkan bisnismu berjalan tanpa arah pencatatan yang jelas. Mulai jadi agen yang lebih profesional dengan contoh invoice yang telah dijelaskan di atas. Jangan lupa juga untuk gabung keagenan AmarthaLink dengan Download aplikasi AmarthaFin sekarang juga!
Artikel Terbaru
Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya
Artikel Terkait
Ada pertanyaan seputar artikel di blog Amartha? atau ingin mengirimkan artikel terbaik kamu untuk di publish di blog Amartha?
Hubungi Kami SEKARANG
